![]()
Jakarta, N Generate Indonesia
—
China
mulai membangun jaringan komputasi berbasis satelit untuk kecerdasan buatan (
AI
) di orbit
Bumi
melalui peluncuran konstelasi pertama proyek Xingshu Plan.
Shanghai Xingshu Tiansuan Space Technology menyebut proyek tersebut pada tahap akhir ditargetkan membentuk jaringan sekitar 1.000 satelit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan mengklaim peluncuran awal itu membawa China lebih dekat pada pengoperasian komersial jaringan komputasi berbasis antariksa.
Berbeda dengan sistem yang mengirim seluruh data mentah ke Bumi untuk diproses, komputasi berbasis antariksa memproses data langsung di orbit.
Dilansir
Reuters
pada Senin (20/7), sistem itu dapat digunakan untuk kebutuhan AI dan penginderaan jauh. Hasil pemrosesan kemudian dikirim ke Bumi, bukan seluruh data mentah yang dikumpulkan satelit.
Pendukung konsep ini menilai pengolahan data di orbit berpotensi mengurangi jeda pengiriman data dan tekanan pada kapasitas jaringan komunikasi ke Bumi.
Menurut
China Daily
, Xingshu Plan merupakan proyek konstelasi komputasi antariksa unggulan Shanghai. Nama Xingshu diambil dari istilah China yang berarti pusat bintang.
Pada tahap verifikasi, proyek tersebut dirancang mencakup dua satelit komputasi dan 12 satelit
edge computing
atau komputasi tepi.
Tahap komersial proyek ditargetkan diperluas menjadi 50 satelit komputasi dan 100 satelit komputasi tepi.
Tahap operasional terakhir menargetkan jaringan sekitar 1.000 satelit pada sistem komputasi ini.
Lebih lanjut, pengumuman proyek itu disampaikan dalam forum komputasi masa depan pada World AI Conference (WAIC) dan High-level Meeting on Global AI Governance 2026 di Shanghai, Sabtu (18/7).
Reuters melaporkan pengumuman tersebut bertepatan dengan kehadiran Presiden China Xi Jinping dalam konferensi itu. Xi disebut menempatkan Beijing sebagai pemimpin tatanan global baru untuk AI.
Pengembangan komputasi di orbit juga menjadi perhatian perusahaan lain. SpaceX milik Elon Musk, setelah bergabung dengan xAI pada Februari, disebut turut mendorong inisiatif komputasi berbasis antariksa untuk mempercepat pengembangan AI.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video N Generate]
Baca lagi: Obsession Raup Rp7,1 T, Masuk Jalur Film Tercuan Sepanjang Sejarah
Baca lagi: Zulhas Targetkan Pembangunan 35.872 Kopdes Merah Putih Rampung Agustus
Baca lagi: Prabowo Masih Heran MBG Dianggap Pemborosan Uang Negara




5 Responses
Data yang disajikan sangat akurat dan ngebantu riset kecil saya jadi lebih cepat. Makasih min. Rangkuman materi serupa yang gak kalah bagus bisa dilihat di https://teknokrat.ac.id/category/kerjasama/page/7/
Ulasan yang luar biasa informatif, pas banget pas lagi nyari materi pendukung buat tugas riset kecil saya. Sukses terus min. Sekadar berbagi sumber info lain yang relevan, coba deh intip tautan http://ojs.ufro.cl/index.php/indoamericana/comment/view/579/0/228559
Makasih infonya admin, kebetulan banget lagi nyari artikel yang ngebahas hal ini. Tulisan yang sangat edukatif. Saya juga dapet pencerahan tambahan pas baca ulasan di https://www.geekzone.co.nz/forums.asp?forumid=48&topicid=86557&page_no=5
Sangat suka dengan kesimpulan akhir artikel ini, sangat objektif dan edukatif untuk khalayak luas. Keren admin! Kemarin saya juga menjumpai bahasan sejenis di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297087328_htm yang mengulasnya secara mendetail.
Bahasannya daging semua nih min! Sangat setuju sama kesimpulan yang diambil penulis. Kebetulan kemarin saya nemu info terkait yang dibahas cukup mendalam lewat https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297145897_htm