
Jakarta, N Generate Indonesia
—
Meta
meluncurkan Muse Image, fitur baru yang memungkinkan pengguna memanfaatkan post dan reels publik di Instagram untuk membuat konten berbasis
kecerdasan buatan
(AI). Fitur ini nantinya akan langsung aktif secara otomatis.
Muse Image merupakan model generator gambar pertama dari Superintelligence Labs. Model ini menggunakan penalaran tingkat lanjut untuk memahami prompt yang rumit dan mampu memadukan beberapa foto sekaligus menjadi karya visual yang dapat diunduh dan dibagikan ke obrolan, story, atau feed pengguna.
“Hari ini, Meta resmi meluncurkan Muse Image, model generator gambar karya Meta SuperIntelligence Labs yang kita tersedia di Meta AI,” kata Meta dalam sebuah keterangan di laman resminya, Selasa (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muse Image sudah tersedia di Instagram, WhatsApp dan Meta AI, dan akan segera hadir di Facebook Messenger.
Model AI ini terhubung ke seluruh alat kreatif di ekosistem Meta AI. Pengguna dapat menggunakan lebih dari 30 efek baru berbasis AI untuk Instagram Stories, serta menghasilkan gambar dalam obrolan yang bisa dikirim langsung lewat aplikasi WhatsApp.
Langsung banjir kritikan
Fitur ini dapat mengambil gambar dari sebuah akun Instagram hanya dengan menyebutkan nama akun tersebut. Menurut laporan
MacRumours
, jika akun Instagram Anda tidak diatur dalam mode privat, siapa saja dapat membuat konten di Meta AI untuk menggunakan foto dan video milik Anda.
Anda juga tidak akan menerima notifikasi jika seseorang menggunakan konten Anda untuk keperluan tersebut.
Kemunculan fitur ini memicu kritik dari banyak pihak. Fitur ini dinilai kontroversial karena mengajak pengguna membuat gambar AI dengan memanfaatkan foto-foto milik orang lain yang diunggah di akun publik.
Melansir
Mashable
, Muse Image dapat mencatut wajah atau foto pengguna Instagram ke dalam karya AI orang lain tanpa sepengetahuan pemilik aslinya.
Lembaga advokasi konsumen nirlaba, Public Citizen, menyebut fitur ini sebagai pelanggaran privasi pengguna yang sangat nyata.
“Meta lagi-lagi mengambil langkah yang sangat mengkhawatirkan. Masyarakat tentu tidak ingin bangun pagi dan mendapatkan wajah mereka sudah dijadikan bahan eksperimen AI oleh orang asing,” ujar J.B Branch, direktur kebijakan teknologi dan tata kelola AI federal di Public Citizen.
“Ini adalah bentuk pelanggaran privasi konsumen lainnya. Bukannya meminta izin secara transparan, Meta justru mengaktifkan fitur ini secara otomatis bagi semua pengguna dan menyembunyikan opsi penolakannya di dalam pengaturan akun. Ini taktik lama yang biasa kita lihat dari perusahaan yang kerap mendahulukan kepentingan bisnis di atas hak publik,” tambah dia.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video N Generate]
Baca lagi: Bukan Hanya Salah Iran Jadi Jepang, Trump Sebut Zelensky Jadi Putin
Baca lagi: 3 Korban Ledakan Mortir Bandung Barat Diduga Memulung Amunisi Bekas
Baca lagi: Spirited Away Versi Teater Bakal Tur Dunia, Ada Indonesia?



6 Responses
Pembahasannya cukup lengkap sehingga cocok dijadikan referensi awal. Saya juga melihat informasi lain melalui [https://www.pdxmonthly.com/style-and-shopping/2011/02/ny-fashion-week-comes-to-you-february-2011](https://www.pdxmonthly.com/style-and-shopping/2011/02/ny-fashion-week-comes-to-you-february-2011).
Artikel ini cukup inspiratif karena mampu menjelaskan banyak hal dengan bahasa sederhana. Saya juga sempat mampir ke [http://ftp.icm.edu.pl/packages/linux-documentation/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Nederlands/January2001/article180.shtml](http://ftp.icm.edu.pl/packages/linux-documentation/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Nederlands/January2001/article180.shtml).
Informasi dalam artikel ini cukup membantu untuk menambah pengetahuan saya. Saya juga sempat membaca https://us-southeast-1.linodeobjects.com/convert-ira-to-gold/investing-in-gold-44/krugerrand-gold-coin-ira.html.
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=305473 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.
Dengan menggunakan pisau analisis yang sangat tajam, ulasan ini berhasil menembus batasan-batasan dogma lama yang selama ini membelenggu kreativitas berpikir kita https://fulfillmentcentercbdgummiesbuy.godaddysites.com/contact-us
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=297159 bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.