
Jakarta, N Generate Indonesia
—
Menteri Luar Negeri
Inggris
Yvette Cooper mengungkap kemajuan teknologi
kecerdasan buatan
(AI) berpotensi menimbulkan ancaman serius di masa depan untuk manusia, bahkan setara dengan tragedi bom atom Hiroshima. Menurutnya, hal ini mungkin saja terjadi jika negara-negara tidak bersepakat dalam membatasi perkembangannya.
Cooper mendesak negara-negara besar, termasuk Amerika Serikat (AS) dan China, untuk menyepakati regulasi internasional terkait perkembangan AI. Ia meyakini bahwa isu ini akan mendominasi kebijakan luar negeri global selama dua tahun ke depan.
Melansir
The Guardian
, Minggu (5/7), dalam sebuah esai terbarunya, Cooper menyebut bahwa dunia sekarang ini sedang berada dalam fase yang berbahaya. Ia bahkan menyamakan kesepakatan internasional terkait nuklir dengan regulasi mengenai AI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Terkait nuklir, kesepakatan internasional baru tercapai setelah dunia menyaksikan sendiri daya hancur yang mengerikan dari teknologi tersebut di Hiroshima, dan mulai mempertanyakan apa yang akan terjadi jika teknologi itu jatuh ke tangan yang salah,” kata Cooper dalam tulisan yang diterbitkan oleh Chatham House.
“Kita tidak boleh egois dan menunggu sampai muncul ‘tragedi Hiroshima’ versi AI sebelum kita mulai bertindak,” lanjut dia.
Saat dikonfirmasi terpisah oleh
The
Guardian
, Cooper mengatakan bahwa di seluruh dunia, masyarakat merasakan hal yang sama, yakni risiko AI yang sangat besar. Menurut dia, meski potensi AI luar biasa, potensi risiko juga harus menjadi pertimbangan.
Menurutnya, para aktor jahat siap menggunakan teknologi tersebut untuk menyerang, baik itu kelompok kriminal yang didukung negara, organisasi sejenis, hingga kelompok ekstremis dan teroris.
“Saya rasa AI akan menjadi isu kebijakan luar negeri paling dominan yang harus kita hadapi dalam dua tahun ke depan,” tuturnya.
Cooper mengidentifikasi AI sebagai salah satu dari sekian ancaman terhadap keamanan global saat ini.
Triliuner Elon Musk juga sempat bicara mengenai risiko dan bahaya AI untuk umat manusia. Pada tahun 2023, Musk menggambarkan AI sebagai salah satu ancaman terbesar bagi umat manusia.
“Maksud saya, untuk pertama kalinya, kita menghadapi situasi ketika ada sesuatu yang jauh lebih pintar daripada manusia terpintar,” tutur Musk, yang juga salah satu pendiri perusahaan OpenAI, pengembang ChatGPT.
“Jadi, tahukah Anda, kita tidak lebih kuat atau lebih cepat dari makhluk lain, tapi kita lebih cerdas. Dan di sinilah kita, untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, dengan sesuatu yang jauh lebih cerdas dari kita,” lanjutnya.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video N Generate]
Baca lagi: Menteri Israel Ben Gvir Batal ke AS Gara-gara Takut Ditangkap
Baca lagi: Bank BJB Syariah Raih Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026
Baca lagi: Jepang Uji Hayabusa2, Wahana Pelindung Bumi dari Asteroid Berbahaya




12 Responses
Artikel yang sangat bermanfaat, bahasanya ringan tapi ngena. Oh ya, buat yang mau eksplor lebih jauh bisa cek http://modestecorrecteur.blog.free.fr/index.php?post/2017/08/13/Arte-enterre-le-h rekomen banget buat nambah referensi.
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://www.docdroid.net/l6t2JwJ/seolator-piramit-backlink-guncel-pdf.
Sebuah panduan yang sangat memangkas durasi riset internal berkat konseptualisasinya yang padat dan terarah https://www.lib.cet.ac.il/pages/subx.asp?item=8312&page=1&type=site&rel=1
Penulis membuktikan bahwa tulisan yang berbasis riset ketat tetap mampu disajikan secara elegan, lugas, dan sangat mencerahkan https://www.ynetnews.com/articles/0,7340,L-3839844,00.html terimakasih ya
Sebuah karya literasi yang sangat mencerahkan, mengedepankan fungsi edukasi makro bagi perkembangan kecerdasan kolektif https://www.provenexpert.com/en-us/ovo88login/ sangat mengispirasi intinya artikel ini
Artikel ini adalah manifestasi nyata dari bagaimana sebuah tulisan harus didesain untuk tujuan penyebaran ilmu pengetahuan https://www.repeatcrafterme.com/2012/11/owl-granny-square-crochet-pattern.html
Ini adalah manifestasi konkret dari sebuah karya ilmiah yang menjunjung tinggi kode etik, objektivitas, dan integritas literasi https://relationes.twoday.net/stories/2452216/
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://kldp.org/comment/253852 juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Pembahasannya sangat nyaman diikuti bahkan untuk pembaca yang baru mengenal topik ini. Saya juga melihat https://github.com/WorldBrain/Memex.
Artikel seperti ini memang selalu saya cari ketika ingin menambah pengetahuan. Referensi tambahan tersedia di https://sola.kau.se/charjoha/2020/03/26/hello-world/.
Semoga kualitas artikel di blog ini tetap konsisten. Saya juga rutin mengikuti beberapa bacaan melalui [https://github.com/WorldBrain/Memex/blob/develop/Readme.md](https://github.com/WorldBrain/Memex/blob/develop/Readme.md).
Terima kasih atas artikel yang nyaman dibaca. Sebagai pelengkap, saya juga menjelajahi https://www.yankodesign.com/2008/08/04/timbercalls/.