
Jakarta, N Generate Indonesia
—
Wahana antariksa Jepang,
Hayabusa2
, melakukan flyby atau terbang lintas
asteroid
dekat Bumi, Torifune, pada Minggu (5/7). Ini merupakan misi pengujian teknologi yang bisa kelak dapat membantu melindungi Bumi dari tumbukan batuan antariksa.
Badan Antariksa Jepang (JAXA) menyebut wahana seukuran kulkas itu direncanakan melintas sekitar 1 kilometer dari pusat asteroid pada kecepatan 5 kilometer per detik atau sekitar 18.000 kilometer per jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahana tidak dimaksudkan menabrak Torifune, ilmuwan ingin menilai apakah lintasan wahana bisa dikendalikan secara presisi seandainya suatu saat perlu membelokkan asteroid berbahaya menjauh dari Bumi.
Juru bicara JAXA memastikan manuver berlangsung dan wahana bekerja normal.
“Pada pukul 18.35 (0935 GMT)… Hayabusa2 melakukan flyby Torifune dan wahana bekerja normal,” kata juru bicara JAXA yang menolak menyebutkan namanya, dikutip AFP.
Rekaman daring dari JAXA menunjukkan para ilmuwan bertepuk tangan di ruang kendali.
“Saya gugup, merasa tegang sepanjang waktu… Tapi saya sangat senang kami bisa menuntaskannya sampai akhir,” ujar salah satu ilmuwan kepada siaran JAXA.
Bila dikonfirmasi wahana benar melintas pada jarak sedekat itu, misi ini akan menjadi salah satu flyby terdekat ke asteroid dekat Bumi yang pernah dilakukan, menurut
AFP
. Yuya Mimasu dari JAXA menggambarkan tingkat kesulitannya secara ekstrem.
“Ini sesulit menembak koin satu yen di suatu tempat di area yang membentang dari Okinawa hingga Hokkaido,” kata Mimasu sebelumnya, merujuk pulau paling selatan dan paling utara Jepang.
Kamera di Hayabusa2 juga merekam data permukaan asteroid, termasuk fitur geografis, tekstur, dan suhu, informasi vital untuk misi pertahanan planet.
Pertahanan planet
Misi ini tidak didasari ancaman nyata asteroid ke Bumi. JAXA menyebut pertahanan planet merujuk pada upaya mengidentifikasi dan memantau asteroid yang mendekati Bumi sejak dini serta mengambil langkah pencegahan bila ada risiko tabrakan, sebuah agenda yang didorong lewat kerja sama internasional yang berpusat di PBB.
Misi menyusul aksi Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang sengaja menabrakkan wahana ke asteroid Dimorphos selebar 160 meter pada 2022. Misi itu berhasil mengubah orbitnya mengelilingi batuan antariksa yang lebih besar.
Patrick Michel, project scientist di European Space Agency (ESA), menekankan citra dari wahana antariksa sangat menentukan.
“Apakah permukaannya terdiri dari batuan telanjang, atau tertutup hamparan batu besar atau pantai pasir? Hanya citra yang diambil wahana antariksa yang bisa mengungkap informasi ini,” kata Michel kepada
AFP
sebelum flyby.
“Jika kita ingin membelokkan asteroid dengan tumbukan, responsnya tidak sama bila asteroid berperilaku seperti spons atau bila ia berperilaku seperti material yang sangat padat,” ucapnya.
Warisan Ryugu
Diluncurkan pada Desember 2014 dengan roket H-IIA No. 26, Hayabusa2 sudah lebih dulu memukau ilmuwan dengan mendarat dan mengumpulkan material dari asteroid Ryugu, sekitar 300 juta kilometer dari Bumi.
Wahana tiba di Ryugu pada Juni 2018 dan mencatat sejumlah pencapaian pertama di dunia, termasuk menciptakan kawah buatan di permukaan benda langit kecil.
Pada Desember 2020, wahana mengembalikan sampel berharga dari Ryugu yang memberi ilmuwan petunjuk tentang wujud tata surya saat lahir sekitar 4,6 miliar tahun lalu.
Setelah misi Torifune, Hayabusa2 diperkirakan mencoba “rendezvous” pada 2031 dengan asteroid lain, 1998 KY26.
JAXA menyebut asteroid berdiameter sekitar 30 meter itu akan menjadi sasaran eksplorasi rendezvous jenis pertama di dunia.
Meski DART NASA sudah sukses, flyby Minggu ini dinilai Michel tetap sangat berharga.
“Mengingat keberagaman asteroid dekat-Bumi dari segi ukuran, bentuk, permukaan, dan sifat internal, setiap citra baru membuat kita lebih siap,” katanya.
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video N Generate]
Baca lagi: Bocah 11 Tahun Nekat Bawa Truk Tabrak Rombongan Biksu, 8 Orang Tewas
Baca lagi: China Mulai Jual Robot Humanoid Hyper Realistis, Bisa Jadi Pacar
Baca lagi: Sinopsis Road to Success, Luka di Balik Misi Bangkitkan Tim Bola




19 Responses
Artikel yang sangat berdampak! Isinya memicu saya untuk langsung bergerak dan berubah jadi lebih baik https://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-firstwebinar2021/
Narasi yang disajikan memiliki kekuatan argumen yang kokoh, membuat pembaca langsung sepakat sejak awalhttps://www.kufirst.center.ku.ac.th/pchf/
Tulisan ini memangkas waktu riset mandiri saya berbulan-bulan berkat rangkuman solusinya yang padat https://www.kufirst.center.ku.ac.th/plantbasedmeat_aiku/
Artikel ini berhasil mengubah kecemasan saya menjadi sebuah rencana aksi yang terukur dan terarah https://www.kufirst.center.ku.ac.th/post1/ saya sangat senang bisa menemukan bacaan sebagus ini
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di http://cgi.www5e.biglobe.ne.jp/~manbow/lineage2/diary/anii/diary.cgi?mode=view&no=1 ya guys.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://schoolido.lu/user/epicureannycom/ juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Rekomendasi penulis sangat fleksibel untuk diadopsi pada berbagai skala kebutuhan operasional kita http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8934-2/
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://hi.gta5-mods.com/users/epicureannycom juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Artikel ini sukses merobohkan bias-bias lama melalui argumentasi yang berpijak pada objektivitas murni https://webbys.pages.dev/43/sKCbaegpTj
Sebuah panduan yang sangat memotong kompas; memangkas kebingungan teknis menjadi langkah riil yang adaptif https://en.wikipedia.org/wiki/Women_in_Judaism
Penulis menggunakan analogi kontemporer yang sangat cerdas untuk mendekatkan materi kepada pembaca https://ejewishphilanthropy.com/there-is-still-work-to-be-done-on-welcoming-intermarried-families/
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://fortunetelleroracle.com/profile/epicureannycom yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke http://lionelc.blog.free.fr/index.php?post/2020…Promenons-nous-dans-les-bois-%21&pub=1, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata http://jefblog.free.fr/pluxml/index.php?article1/premier-article ngebahas hal yang lumayan mirip.
Data yang disajikan sangat lengkap dan terpercaya.https://www.frontiersin.org/journals/oncology/articles/10.3389/fonc.2012.00126/full
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://adfam.org.uk/forums/users/tstlose/ cekidot aja guys.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://kldp.org/comment/254344 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Tulisan ini berhasil memantik ruang diskusi yang inklusif dan mencerahkan di antara sesama pemburu ilmu pengetahuan. https://fr.wikipedia.org/wiki/Sport_au_Mexique
Artikel ini memberikan sumbangan pemikiran yang berbobot dalam hal efisiensi dan optimalisasi alokasi sumber daya organisasi https://www.sweclockers.com/forum/trad/622498-faq-foobar2000-visa-din-foobar2000-layout?p=19