
Jakarta, N Generate Indonesia
—
Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur
hujan
dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Rabu (15/7). Simak daftarnya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 14-16 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Papua berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga.
Sementara itu, Kalimantan Barat dan Sulawesi Barat berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.
Dalam perkiraan tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:
Hujan sedang hingga lebat
– Kalimantan Barat
– Sulawesi Barat
Angin kencang
– Banten
– Sumatra Utara
– Gorontalo
– Jawa Barat
– Jawa Timur
– Kep. Bangka Belitung
– Lampung
– Maluku
– Nusa Tenggara Timur
– Sulawesi Selatan
– Sulawesi Tenggara
– Sulawesi Utara
Dinamika atmosfer
Musim kemarau di Indonesia terpantau semakin dominan dan mulai mencapai periode puncaknya di sejumlah wilayah.
BMKG mencatat sebanyak 432 Zona Musim atau sekitar 60,5 persen wilayah Indonesia telah mengalami musim kemarau pada dasarian I Juli 2026.
“Pada Dasarian II Juli 2026, sekitar 91,45 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah, sedangkan 8,52 persen wilayah berada pada kategori menengah, dan hanya sekitar 0,03 persen wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi,” tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 14-20 Juli.
Curah hujan kategori rendah, yakni kurang dari 50 mm per dasarian, diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Sulawesi. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Maluku Utara, Maluku, serta sebagian wilayah Papua.
Meski demikian, beberapa gangguan atmosfer masih dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
Gelombang Kelvin yang berpropagasi ke arah timur diprakirakan aktif melintasi sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Sulawesi bagian utara, hingga Maluku Utara. Sementara itu,
Gelombang Rossby Ekuatorial yang berpropagasi ke arah barat diprakirakan aktif di sekitar Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa, Sumatra bagian tengah hingga selatan, serta Sulawesi bagian tengah dan selatan.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video N Generate]
Baca lagi: Janji Abdel ke Keluarga Temon: Semuanya Bakal Dijagain
Baca lagi: 5 Rekomendasi Drama China Baru Tayang Paruh Kedua 2026
Baca lagi: Maliq & D’Essentials Terharu Nonton Musikal Senja Teduh Pelita




4 Responses
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/node/40508 tadi.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=297234 yaa.
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://kldp.org/comment/256876 ngebahas hal yang lumayan mirip.
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://kldp.org/comment/262978.