![]()
Jakarta, N Generate Indonesia
—
Samsung
buka suara terkait laporan masalah layar kemerahan pada Galaxy S26 Ultra. Perusahaan menyebut masalah tersebut bukan berasal dari kerusakan perangkat keras dan dapat diperbaiki melalui pembaruan
perangkat lunak
.
Laporan mengenai layar yang menampilkan warna merah atau magenta mulai bermunculan di internet tidak lama setelah Galaxy S26 Ultra dirilis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, penyebab masalah tersebut belum diketahui. Sejumlah pihak menduga masalah berkaitan dengan perangkat keras, khususnya panel OLED Privacy Display generasi pertama yang digunakan perangkat tersebut.
Salah satu yang menduga masalah berasal dari panel layar baru adalah tipster Ice Universe.
“Apakah layar Galaxy S26 Ultra Anda mulai menunjukkan warna kemerahan di bagian tengahnya? Hal ini tampaknya bukan merupakan burn-in layar biasa. Sepertinya ini lebih merupakan efek samping dari teknologi layar baru,” katanya dalam unggahan di X, Selasa (14/7).
[Gambas:Twitter]
Namun, Samsung membantah dugaan bahwa masalah itu berasal dari kerusakan panel.
Menurut seorang eksekutif Samsung, keseimbangan warna layar dapat berubah menjadi kemerahan ketika panel OLED terpapar cahaya ambient yang kuat.
Dikutip dari
GSM Arena
, Samsung mengatakah tengah menyiapkan pembaruan perangkat lunak untuk memperbaiki keseimbangan warna tersebut.
Kendati demikian, saat ini pembaruan tersebut belum tersedia. Pengguna yang merasa terganggu dengan masalah layar kemerahan untuk sementara dapat mendatangi pusat layanan Samsung untuk mendapatkan pemeriksaan terlebih dulu.
Lebih lanjut, pernyataan terbaru Samsung belum menjawab seluruh pertanyaan mengenai masalah tersebut.
Penjelasan perusahaan belum menerangkan mengapa masalah layar kemerahan dilaporkan baru muncul setelah perangkat digunakan selama beberapa waktu.
Selain itu, belum diketahui mengapa warna merah atau magenta pada sejumlah kasus hanya terlihat pada bagian tertentu dari layar.
Dengan demikian, meski Samsung menyatakan masalah tersebut dapat ditangani melalui pembaruan perangkat lunak, detail mengenai penyebab teknis dan jadwal distribusi perbaikannya belum dijelaskan lebih lanjut.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video N Generate]
Baca lagi: Pemerintah Tambah Anggaran Rp209 M untuk Kapal Perintis Pelni dan ASDP
Baca lagi: Undang-Undang PFII Disahkan DPR, Berikut Isi Lengkapnya
Baca lagi: Prediksi 4 Model AI Tepat Semua, Spanyol Juara Piala Dunia 2026




7 Responses
Sangat suka dengan kesimpulan akhir artikel ini, sangat objektif dan edukatif untuk khalayak luas. Keren admin! Kemarin saya juga menjumpai bahasan sejenis di http://www.whale.to/b/crowley_h.html yang mengulasnya secara mendetail.
Makasih infonya admin, kebetulan banget lagi nyari artikel yang ngebahas hal ini. Tulisan yang sangat edukatif. Saya juga dapet pencerahan tambahan pas baca ulasan di https://www.geekzone.co.nz/forums.asp?forumid=48&topicid=86557&page_no=5
Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas tuntas materi ini dengan bahasa yang santai. Makasih min. Info pelengkap yang searah bisa dicek juga lewat tautan https://magic.ly/zaa0078/Menjelajahi-Kedalaman-Makna:-Mengapa-Sejarah-Esoteris-Tetap-Relevan
Suka sekali sama kesimpulan di akhir artikel ini, sangat objektif dan berbobot banget. Keren abis. Ringkasan informasi serupa yang cukup detail juga bisa diintip di https://blog.dma.org/tag/recipe/
Ulasan yang sangat komprehensif dan menjawab pertanyaan saya selama ini. Sukses terus ya min! Sebagai materi pembanding dari sumber berbeda, ada tulisan bagus di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297424731_htm
Informasi yang sangat edukatif buat khalayak luas. Terima kasih banyak atas pencerahannya admin! Untuk tambahan data pendukung dari sumber berbeda, silakan meluncur ke https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297048570_htm
Terima kasih banyak atas pencerahannya lewat artikel yang berbobot ini. Keren abis informasinya admin! Sebagai materi pembanding dari sumber berbeda, kemarin saya nemu tulisan bagus di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297262030_htm