
Jakarta, N Generate Indonesia
—
Wahana antariksa
New Horizons
milik
NASA
akhirnya ‘bangun’ dari tidur panjang setelah hibernasi selama hampir satu tahun di wilayah yang sangat jauh di luar Pluto.
New Horizons sering menjelajah selama berbulan-bulan tanpa banyak aktivitas selain mengumpulkan data secara pasif. Selama periode ini, wahana tersebut memasuki mode hibernasi.
Selama hibernasi, instrumen dari wahana tersebut tetap mengumpulkan data, tapi sebagian besar sistem lainnya dimatikan untuk menghemat daya. Menurut NASA, New Horizons mulai memasuki masa hibernasi pada Agustus lalu dan kini aktif kembali dalam kondisi prima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, wahana tersebut berada sejauh 9,5 miliar kilometer dari Bumi. Hal itu membuat sinyal radionya membutuhkan waktu sekitar 9 jam untuk sampai ke Bumi.
Setelah terbangun, New Horizons akan mulai mengirimkan data mengenai kondisi sistemnya di wilayah antariksa, yang sudah dikumpulkannya selama 321 hari terakhir kepada tim pengendali di Bumi.
“Setiap laporan status selama periode hibernasi ini selalu menunjukkan indikator hijau, yang berarti semua sistem di dalam New Horizons berfungsi dengan baik setiap minggunya,” kata Alice Bowman, Manajer Operasi Misi New Horizons di APL John Hopkins, melansir
Space
, Kamis (9/7).
New Horizons merupakan wahana antariksa pertama dan satu-satunya yang berhasil melakukan penerbangan lintas dekat (flyby) di sistem Pluto pada tahun 2015. Empat tahun kemudian, wahana ini mempelajari objek paling jauh yang pernah dijelajahi di Tata Surya, yakni planetasimal berbentuk manusia salju bernama Arrokoth, ketika berada jarak 1,6 miliar kilometer dari Pluto.
Sejak saat itu, wahana ini terus meneliti batas terluar dari wilayah pengaruh Matahari (heliosfer) dan mempelajari objek-objek di Sabuk Kuiper, yaitu cincin raksasa berbentuk donat yang berisi objek-objek es yang mengelilingi bagian luar Tata Surya di luar orbit Neptunus.
Saat ini, New Horizons terus melaju menjauhi Bumi dengan kecepatan sekitar 483 juta kilometer per tahun.
Menurut NASA, tiga minggu dari sekarang, wahana tersebut akan mulai melakukan studi tentang hidrogen di heliosfer luar, sebuah wilayah antariksa yang dipengaruhi oleh aliran partikel bermuatan yang dilontarkan dari Matahari, yang dikenal sebagai solar wind.
Data yang dikumpulkan oleh New Horizons di ujung Tata Surya merupakan data pertama dari jenisnya. Informasi tersebut dapat membantu para ilmuwan memahami apa yang terjadi di batas antara wilayah pengaruh Matahari dan ruang antarbintang, yang dikenal sebagai ‘termination shock’.
Baru ada dua wahana antariksa yang pernah melewati batas ini sebelumnya, yakni wahana kembar Voyager milik NASA. Kendati demikian, para penjelajah legendaris tersebut tidak dilengkapi dengan instrumen ilmiah secanggih New Horizons, yang kini memungkinkan pengukuran yang jauh lebih sensitif di wilayah terpencil Tata Surya tersebut.
“Data dari pertemuan dengan zona termination shock ini akan menjadi harta karun bagi para fisikawan antariksa di seluruh dunia yang ingin memahami bagaimana batas masif ini bekerja,” jelas Pontus Brandt, ilmuwan proyek New Horizons di APL.
“Semua penemuan dari misi-misi pelopor seperti Voyager dan New Horizons ini mengajarkan kita betapa sedikitnya yang kita ketahui tentang apa yang terbentang di luar sana,” ujar dia.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video N Generate]
Baca lagi: DPR Minta Wamendagri Turun Tangan Atasi PPPK Dirumahkan di Tidore
Baca lagi: Teater Musikal Senja Teduh Pelita Mulai Digelar 3 – 12 Juli
Baca lagi: Kemenkeu Taksir PFII Bisa Tarik Investasi Asing Rp500 T Masuk RI




7 Responses
Semoga blog ini terus aktif memperbarui artikel-artikelnya. Saya juga mengikuti informasi terbaru melalui https://www.businesstravelnews.com/Hotels/Mountain-View-CA/Super-8-Mountain-View-p57583902.
Kedalaman analitis dalam tulisan ini menjadi bukti bahwa sebuah artikel mampu menjadi pemenang di hati para pemburu literasi kritis. https://www.primescholars.com/articles/neoadjuvant-therapy-in-pancreatic-cancer-review-article-98743.html
Saya suka melihat blog yang tetap menjaga kualitas tulisannya. Saya juga menemukan referensi tambahan dari [https://pxhere.com/hu/photographer-me/4441496](https://pxhere.com/hu/photographer-me/4441496).
Struktur sintaksis dan ketajaman argumen di sini menunjukkan bahwa penulisnya memiliki kematangan kognitif yang luar biasa. https://teknokrat.ac.id/jurusan-pendidikan-bahasa-inggris-peluang-kerja-dan-gaji-lulusan/
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=292235.
Kedewasaan penulis dalam menguraikan dialektika sosial di artikel ini memberikan perspektif alternatif yang sangat segar bagi pembaca generasi muda https://coursework.uma.ac.id/index.php/arsitek/about
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://kldp.org/comment/274654 karena materi di sana cukup relevan.